Salam sejahtera…
Di saat masyarakat Indonesia mulai sadar pajak, borok-borok pejabat pajak mulai terkuak. Tentu saja ini mempengaruhi kepercayaan masyarakat sekaligus memerosotkan antusias masyarakat untuk membayar pajak.
Ketika Tuhan Yesus ditanya soal memabayar pajak kepada kaisar, Dia menjawab: “Berikanlah kepada kaisar apa yang kaisar punya (hak), dan berikanlah kepada Allah apa yang Allah punya.”
Jadi bagi pengikut Kristus membayar pajak itu wajib. Sedangkan pada saat itu Kaisar yang dimaksud adalah kaisar penjajah Israel, itupun Tuhan Yesus setuju untuk membayar pajak kepada kaisar. Apalagi sekarang di era pemerintahan demokratis, patutlah kita taat membayar pajak.
Tetapi peringatan bagi pemerintah. Allah memberi kekuasaan memeintah atas masyarakat bukan dengan tujuan menindas dan bertindak sewenang-wenang. Tetapi pemerintah memiliki kekuasaan dari Tuhan untuk mengatur, menertibkan dan mensejahterakan masyarakat. Bila tidak, “percuma pemerintah menyandang pedang” (Roma 13:).
Jadi, mari kita taat membayar pajak. Dan kepada pemerintah harus bisa mengendalikan para pejabatnya untuk tidak membelokkan tujuan Allah memberi kesempoatan berkuasa.




